Skip to main content

Posts

Ajax memungkinkan sebagai Teknologi Web Masa Depan.

AJAX , kita semua pasti sudah mengenal jargon ini. Singkatan Asynchronous Javascript and XML . Teknologi ini digadang-gadang sebagai web 2.0. Meledak ketika GMail mengaplikasikannya ke dalam mailbox manager-nya. Kemudian segera menyusul web-web lain berlomba-lomba melakukan migrasi ke AJAX; Yahoo! Mail mengeluarkan versi mailbox AJAX yang mirip Thunderbird, Wordpress 2.0 ber-AJAX-AJAX ria, hingga bahkan situs Kamus.net pun juga ikut-ikutan pindah ke AJAX. Bahkan kini ada usaha memindahkan aplikasi kantor macam MS-Word dan MS-Excel ke dalam sistem berbasis web dengan menggunakan AJAX. Apakah AJAX akan sukses? Ataukah akan mengikuti jejak Java Applet pada pertengahan 1996 yang digembar-gemborkan sebagai teknologi web interaktif dan akhirnya hancur di tangan Macromedia Flash? Berikut sedikit pengalamanku dengan AJAX. Beberapa hari ini aku membuat sebuah karya terakhir untuk ITS sebelum aku pergi yaitu sebuah wajah baru untuk www.its.ac.id  yang code-name-nya kusebut: v...

Apa itu Digital Imaging?

Suatu hari ketika Anda sedang membuka Facebook, Anda melihat foto teman Anda sedang berjalan di tengah lautan dan hasil fotonya benar-benar terlihat sangat asli dan artistik. Di lain waktu teman Anda yang baru saja menikah menunjukkan hasil photo pre-weddingnya, teman Anda terlihat sangat mempesona seperti putri salju dan hasil fotonya terlihat sangat halus. Anda bertanya-tanya bagaimana caranya mendapatkan hasil foto seperti itu? Ternyata, Digital imaging solusinya! Digital imaging adalah metode untuk melakukan proses pengeditan pada gambar yang telah di-scan dari file aslinya, menjadi file digital dalam bentuk piksel agar komputer dapat melakukan manipulasi pada gambar tersebut dan pada akhirnya membuat tampilan gambar menjadi indah. Digital imaging sebenarnya telah berkembang sejak tahun 1960 dan 1970 untuk mengatasi kelemahan dari kamera film. Perkembangan yang pesat dari digital imaging saat ini sangat berkaitan erat dengan munculnya era kamera digital. Dengan mengg...

Cara menghitung nilai Proyek

Saya akan memulai kumpulan posting baru dgn prefix "Curhat Proyek". Posting ini berkenan dgn pengalaman saya menghadapi problem technical dan non-technical di dunia Independent Software Vendor / software house kecil. Semoga bermanfaat bagi mereka yg nantinya berniat terjun menjadi entrepreneur software juga... Posting pertama adalah tentang Nilai Proyek. Posting ini di-dedikasikan untuk brothers-brothers saya yg kadang menelpon minta pendapat "ngasih harga proyek"... Mungkin ketika kita masih mahasiswa dan bekerja freelance, kita "seenaknya" memberi harga: "Berapa Z, kira-kira fee-nya?" "Yah, standar lah Pak... kira-kira 2 juta selesai 1 bulan" "Woow, mahal banget.... kamu kan masih mahasiswa, kasih harga mahasiswa donk. Gimana kalo 1 juta aja? "Hmm, ya deh boleh..." Kenapa Anda bisa "ngalah" nego? Mungkin karena Anda masih di-supply oleh uang kiriman orangtua ketika mahasiswa, jadi tidak peduli betu...

WEB 3.0 (semantic web)

Definisi web 3.0 Definisi awal dari Web 3.0 adalah terkait dengan istilah intelligent web dengan memaksimalkan pemanfaatan semantic web, microformats, natural language search, data-mining, machine learning, recommendation agents, serta artificial intelligence technologies . Tujuan utama dari web 3.0 adalah meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna internet melalui ketersediaan machine-facilitated understanding of information. Hingga saat ini sejumlah pakar masih memprediksi apa kira-kira yang akan menjadi kunci utama dari teknologi Web 3.0 nanti. Menurut Wikipedia, diantara gambaran sekilas tentang karakteristik Web 3.0 adalah : transformation of the Web from a network of separately siloedapplications and content repositories to a more seamless and interoperable whole. ubiquitous connectivity , broadband adoption, mobile Internet access and mobile devices; network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed comp...